Jumat, 24 Juni 2011

Penyakit Pada Hamster dan Penanggulangannya

A.    Diare 
·         Penyebab diare yaitu.


1.     Terlalu banyak di beri sayur dan buah
2.     Pakan yang tidak terjaga kebersihannya
3.     Alas kandang yang kotor dan basah
4.     Serangan bakteri (bakteri E.coli)
·         Pengobatan secara umum
Hamster yang terkena penyakit di karantina dandi beri obat diare yang bias di dapatkan di petshop. 
B.     Perut kembung
Penyakit ini biasanya menyerang anakan hamster. Gejalanya hamster tidak bisa buang air besar. Penyakit ini dapat menyebabkan kematian pada hamster. Cara mencgahnya yaitu dengan menjaga kebersihan pakan dan minuman dan selalu di ganti secara rutin.
C.     Iritasi mata
Iritasi mata biasanya terjadi karena adnya serutan kayu atau pasir yang masuk ke mata. Hal ini terjadi ketika hamster berguling guling di atas pasir. Jika di biarkan terlalu lama hamster bias mengalami katarak bahkan kebutaan. Untuk mengatasinya, bersihkan mata hamster dengan kapas yang dibe ri air hangat.
D.    Katarak
Penyakit ini biasanya terjadi pada hamster dewas atau tua. Penyebabnya adalah factor genetik dan kekurangan vitamin. Gejalanya seperti munculnya selaput yang menutupi bagian mata. Cara mengatasinya bias dengan cara member hamster wortel, kareman wortel mengandung banyak vitamin A.
E.     Tumor
Hamster yang beresiko terkena penyakit ini yaitu ketika sudah tua. Gejalanya yaitu muncul tonjolan dia salah satu bagian tubuh. Tumor tidak dapat di obati jadi harus di bawa ke dokter untuk penangan lebih lanjut.
F.     Kurap
Kurap (scabies) umumnya di sebabkan oleh kurang bersihnya kandang atau karena menggunakan pasir sebagai alas. Pasir yang basah akan menempel pada hamster dan menyebabkan iritasi dan rasa gatal. Cara mengatasinya mandiakan hamster menggunakan air hangat, setelah itu keringkan. Jika sudah terlanjur parah hamster dapat di obati dengan cara di suntik. Hamster yang terkena penyakit ini sebaiknya di pisahkan karena dapat menular.
G.    Bisul
Penyakit ini terjadi biasanya hamster di gigit semut atau nyamuk. Cara mengatasinya bersihkan bagian yang bisul dengan air hangat.berikan betadine pada bagian yang bisul. Untuk mencegahnya, taburi kapur barus dan pada malam hari tutup kandang dengan kawat kasa.
H.    Rontok bulu
Penyakit ini biasanya terjadi karena kekurangan vitamin dan akibat serangan kutu. Cara mengatasinya pastikan asupan sayur dan vitamin pada hamster di berikan secara rutin. Kemudian berikan obat antikutu pada hamster yang terserang penyakit ini.
  

Mengembangbiakan Hamster

A.    Persiapan Mengawinkan
·         Memilih hamster yang tepat untuk di kawinkan:
o    Hamster yang berasal dari jenis yang sama
o    Hamster yang matang kelamin
·         Memilih waktu yang tepat adalah ketika sore atau senja hari.
·         Kenyamanan kandang yang baik untuk hamster adalah kandang acrylic.
B.     Memilih Cara Perkawinan
·         Menyatukan hamster di satu kandang tanpa penyekat
·         Menyatukan hamster di satu kandang menggunakan penyekat
C.     Tanda-tanda Kehamilan pada Hamster
·         Secara fisik, hamster yang hamil akan menjadi gemuk dan perutnys membulat seperti buah pir. Puting susu hamster yang hamil juga lebih menonjol di bandingkan sebelumnya.
D.    Perawatan Selama Kehamilan
·         Pakan dan vitamin yang di berikan untuk hamster yang hamil sama seperti sebelum hamil sama hanya jumlah dan frekuensinya bias lebih di tingkatkan,
·         Kandang harus dalam kondisi nyaman, alas kandang juga sebaiknya tidak diganti selama masa hamil.
·         Perawatan setelah melahirkan. Biasanya, induk hamster langsung menyusui anaknya. Ada hal lain yang harus di perhatikan di antaranya.
o    Berikan pakan, minum, dan vitamin secara teratur pada induk
o    Hindari memisahkan induk hamster dari anaknya saat masa menyusui
o    Hindari memegang anak hamster
o    Tidak membersihkan atau mengganti alas kandang
o    Memisahkan indukan dan anakan

Pintar Merawat Hamster

A.    Memberi Pakan dan Minum
a.     Pakan utama
Pakan utama untuk hamster biasanya berbentuk biji-bijian sepertikacang hijau, kacang  kedelai, beras merah, kuaci dan masih banyak lagi.
b.     Pakan selingan
Pakan selingan untuk hamster yaitu berbentuk sayuran dan buah sepertitaoge, wortel brokoli, jagung dan papaya.
c.     Minum
Pastikan air yang di gunakan benar-banar bersih dan terhindar dari bahan kimia.

B.     Pemberian Vitamin
  Pemberian vitamin untuk hamster bertujuan sebagai pelengkap dari 
  makanan pokok daagar kondisi hamster selalu prima.

C.     Memandikan Hamster
Bisanya hamster mandi menggunakan pasir. Selain itu, bias mengunakan lap basah yang sudah diperas dan kemudian di keringkan menggunakan hair dryer.
D.    Membersihkan Perlengkapan Pemeliharaan

a.     Kandang
Bersihkan kandang maksimal seminggu dua kali. Gunakan sabun untuk mencuci kandangnya kemudian keringkan menggunakan lap bersih.
b.     Alas kandang
Ganti alas kandang maksimal dua minggu sekali, kemudian ganti dengan als yang baru
c.     Tempat makan dan minum
Bersihkan tempat makan dan minum jika sudah tampak kotor.
d.     Tempat mandi
Tempat mandi di bersihkan jika sudah tampak kotor, lembap, atau basah.
e.     Mainan
Mainan hamter juga perlu di bersihkan jika sudah kotor.

Membedakan Hamster Jantan dan Betina

1.     Tubuh bagian belakang hamster jantan berbentuk panjang atu runcing, sedangkan pada betina bentuknya membulat.
2.     Pada hamster jantan, jarak antara lubang anus dan lubang penis agak jauh, pada betina jarak antara lubang anus dan lubang vagina lebih dekat.

Ciri Hamster Sehat

a.     Mata
Cirri hamster yang sehat matanya yaitu matanya cerah, jernih dantidak berair.
b.     Bulu
Hamster yang sehat bulunya bersih, rapih, mulus atau tidak ada bagian yang botak dan tidak mudah rotok.
c.     Gigi
Pastikan tidak ada gigi yang tanggal atau ompong.
d.     Telinga
Hamster yang sehat telinganya yaitu bersih bagian dalam maupun bagian luar.
e.     Hidung
Hamster yang sehat hidungnya bersih, tidak berlendir dan tidak terlihat mengalami kesulitan bernafas.
f.     Kaki dan ekor
Pastikan semua kaki bersih, tidak pincanga tau luka dan ekornya pastikan tidak terluka atau cacat.
g.     Perilaku
Pilih hamster yang aktif dan lincah.

Hamster Winter White (Phodopus Sungorus)

picture frome : pritanie.wordpress.com
1.     Asal
Hamster inii ditemukan di daerah Siberia, Manchuria, dan Kazakhstan Utara pada tahun 1770.
2.     Ciri Fisik
Panjang tubuh hamster dewasa ini adalah 8-10 cm. Berat tubuhnya 25-40 gram. Bentuk kepala segitiga sama sisi dan memanjang ke belakang. Ujung hidung membuat. Posisi mata lebih dekat ke telinga daripada ke hidung. Tulang punggung sedikit melengkung ke atas.
3.     Karakter
Hamster ini jinak dan tidak suka menggigit, sangat cocok untuk di pelihara anak-anak, sayangnya hamster ini senang tidur.
4.     Varian
Varian hamster ini yakni winter white normal, winter white safir, winter white pearl, winter white violet, winter white golden mata hitam, winter white golden mata merah, winter whiter argente kuning, dan winter white blue argente.

Hamster Syrian (Mesocricetus Auratus)

picrute from : jakartahamster.com
1.     Asal
Hasmter syrian ditemukan di daerah Allepo, Syiria, pada tahun 1839. Hamster syrian adalah jenis hamster yang pertama kali masuk ke Indonesia.
2.     Ciri Fisik
Hamster ini hamster paling besar dari semua jenis hamster. Panjangnya dapat mencapai 20 cm dan beratnya dapatmencapai 2 kilogram. Umur hamster ini antara 2-3 tahun.
3.     Karakter
Hamster ini cenderung jinak dan tidak suka menggigit. Gerakannya lambat dan cukup tenang sangat cocok untuk di pelihara anak-anak.
4.     Varian
Variasi warna hamster ini di antaranya syrian grey, syrian cinnamon, syrian blackbear, syrian albino, syrian dilute, syrian satin dan maih banyak lagi.

Hamster Roborovski (Phodopus Roborovskii)

picture from : hammie.manekifukuya.com
1.     Asal
Hamster ini ditemukan oleh Letnan Roborovski dan Koslor tahun 1894. Hamster roborovski berasal dari Mongolia dan beberapa wilayah Cina bagian utara sehingga sering disebut hamster mongol.
2.     Ciri Fisik
Panjang tubuh roborovski dewasa hanya 5-7 cm. Beratnya terbilang sangat ringan,yakni 15-26 gram. Sementara itu,umurnya dapat mencapai 3-4 tahun. Hamster jenis ini memiliki bulu yang cukup lebat.
3.     Karakter
Hamster roborovski dapat ditempatkan secara umum dalam satu kandang. Gerakan hamster ini sangat lincah dan gesit. Jika hamster ini lepas maka akan sangat sulit ditangkap. Perkembangbiakan hamster ini relatif sulit.
4.     Varian
Varian hamster ini hanya ada dua, yaitu roborovski normal dan roborovski white face

Hamster Campbell (Phodopus Campbelli)

picture from : hamsterpets.co.cc
1.     Asal
Hamster campbell ditemukan olehW.C. Campbell, pada bulan Juli 1902 di Tuora, Mongolia. Untuk menghargainya, hamster tersebut diberi nama Campbell. Di Indonesia, hamster campbell muncul pada tahun 1990-an.
2.     Cirri Fisik
panjang maksimum hamster cambell dewasa sekitar 10 cm. Bobotnya 30-45 gram. Hamster ini bentuk kepalanya segitiga, disebabkan tulang pipinya yang melebar ke samping. Jarak antara telinga, hidung, dan mata cukup seimbang. Telinganya sedikit lebih lebar dan tinggi. Semua kakinya berbulu putih.
3.     Karakter
Hamster ini termasuk hamster yang lincah dan aktif. Namun hamster ini juga dikenal suka menggigit. Karena itu, hamster yang dipelihara sejak kecil dan sering diajak main bersama atau dipegang-pegang, biasanya menjadi lebih jinak.
4.     Varian
Terdapat empat variasi utama hamster campbell di Indonesia, yaitu warna dasar, platinum, mottled(dominan spot), dan satin. Variasi - variasi hamster campbell adalah sebagai berikut :
·         Campbell Argente Mottled                                                        
·         Campbell Black Mottled
·         Campbell Blue Fawn Mottled
·         Campbell Blue Mottled
·         Campbell Dove Mottled
·         Dan masih banyak lagi.

Perilaku Kebiasan Hamster

a.     Aktif Pada Malam Hari

Hamster adalah hewan yang aktif pada malam hari dan beristirahat pada siang hari (nocturnal).
Hewan ini sangat tidak tahan panas. Ketika mulai sore, hamster akan mencari makan, mencari
pasangan dan bermain. Ketika menjelang pagi dia akan kembali ke sarangnya dan akan keluar lagi
ketika menjelang malam.
b.     Senang Menjaga Kebersihan

      Di habitatnya hamster merupakan hewan yang disiplin dalam menjaga 
kebersihan. Hal itu dapat di
      lihat dari pola sarangnya yang sedemikian rupa sudah dirancang perlubang 
untuk setiap keperluan,
      dari ruang menyimpan makan hinga tempat buang air.

c.     Menimbun Makanan

      Mamster memiliki kebiasaan menimbun maknan di dalm mulutnya. 
      Biasanya hamster membawa makanannya ke sudut kandang dan 
      menimbunnya.

d.     Tidur Terlentang
e.     Berdiri di Atas Kedua Kaki Belakang dan Kumis yang Bergerak-gerak
f.     Berlari-lari di Dalam Kincir Putar atau Roda Berjari
g.     Mengupas Makanan Sambil Terlentang
h.     Saling Gigit Sesama Hamster
i.      Melompat ke belakang (salto)

Morfologi Hamster

1.     Mata
Warna mata hamster terbagi menjadi beberapa tipe, yakni merah, ruby, hitam, kombinasi merah, kombinasi ruby, serta kombinasi hitam dan ruby. Ukuran mata hamster terbilang cukup besar untuk binatang seukurannya. Sayangnya, hewan ini buta warna.
2.     Hidung
Hamster memiliki hidung  berukuran kecil. Meskipun begitu, hamster merupakan hewan memiliki indra penciuman sangat tajam. Penciuman yang tajam berguna untuk mengimbangi penglihatan hamster yang kurang baik. 
3.     Pipi
Hamster memiliki pipi yang elastis sehingga sering disebut sebagai kantong pipi. Fungsi kantong pipi yaitu untuk mengangkut dan memindahkan makanan. Kantong pipi juga berfungsi untuk mengangkut bahan-bahan membuat sarang dan menakut-nakuti musuh.
4.     Telinga
Telinga hamster kecil dan pendek, tetapi pendengarannya sangat tajam. Komunikasi sesama hamster menggunakan gelombang ultrasonik.
5.     Gigi
hamster memiliki gigi yang tumbuh terus-menerus. Untuk mencegahnya, hamster selalu menggigiti benda di sekitarnya. Memberi makanan dengan tekstur keras mampu menjaga gigi hamster agar tidak terus tumbuh. Total gigi pada hamster ada 16 buah.
6.     Kumis
Hamster  termasuk hewan berkumis. Kumis ini berfungsi untuk alat navigasi saat beraktivitas di kegelapan.
7.     Tubuh
Hamster memiliki ukuran tubuh relatif kecil. Hamster dewasa panjang tubuhnya  7-10 cm. Hamster jenis tertentu panjang tubuhnya 18-20 cm. Tubuhnya kuat dan lentur, Hamster memiliki bulu yang lebat dan halus di seluruh tubuhnya. Masa hidup hamster hanya sekita 2-4 tahun.
8.     Kaki dan Ekor
Hamster memiliki ekor yang sangat pendek. Kaki hewan ini juga  pendek, tetapi cukup kuat untuk memanjat.

Taksonomi Hamster

Hamster adalah hewan yang berasal dari ordo Rodentia. Aritnya hewan ini tergolong kelompok hewan pengerat. Berikut ini, taksonomi hamster

            Kerajaan          : Animalia
            Filum                : Chordata
            Kelas               : Maamalia
            Ordo                : Rodentia
            Famili               : Cricetidae
            Subfamili          : Cricetinae
            Genus               : Mesocricetus ( hamster emas )
                                      Spesies : Hamster Syrian
                                                     (Mesocricetus auratus)
            Genus               : Phodopus (hamster kerdil)
                                      Spesies : Hamster winter white
                                                    (Phodpus Songorus)
                                                  : Hamster Campbell
                                                    (Phodopus campbelli)
                                                  : Hamster roborovski
                                                    (Phodopus roborvskii)